SEPEKAN TERAKHIR
  Sabtu, 21 Januari 2017   -HARI INI-
  Jumat, 20 Januari 2017
  Kamis, 19 Januari 2017
  Rabu, 18 Januari 2017
  Selasa, 17 Januari 2017
  Senin, 16 Januari 2017
  Minggu, 15 Januari 2017
POKOK RENUNGAN
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. (Yohanes 8:51)
DITULIS OLEH
Ibu Ribkah E. Christanti
Kontributor
Renungan Lain oleh Penulis:
Home  »  Renungan  »  Hidup Dalam Anugerah
Hidup Dalam Anugerah
Kamis, 05 September 2013 | Tema: Kebenaran Kerajaan Allah
Hidup Dalam Anugerah
Yohanes 8:30-36
Seorang hamba Tuhan pernah bersaksi tentang bagaimana ia bisa mengenal Kristus. Menurutnya, ketika ia masih dalam kepercayaannya yang lama, ia tidak sempat memiliki tabungan dan selalu hidup dalam ketakutan. Betapa tidak, dalam setahun saja, ia harus mengadakan beberapa macam ritual yang menuntut adanya korban dan sesajen yang telah ditentukan jumlahnya. Menurut kepercayaannya dulu, serangkaian syarat tersebut harus dipenuhi untuk menyenangkan para penguasa alam sehingga dirinya terhindar dari marabahaya, selamat, rezekinya tetap lancar, dll. Jika tidak dilakukan, maka akan mendapat celaka. Namun ketika ia diperkenalkan kepada Yesus, dan keselamatan di dalam Dia, ia terheran heran. Bagaimana bisa keselamatan yang mahal (menurut kepercayaannya yang lama) itu, bisa diraih dengan cuma-cuma hanya dengan percaya kepada Yesus?

Bersyukur....selengkapnya »
Dalam ayat tersebut Rasul Paulus menasihatkan supaya jemaat meneladaninya. Rasul Petrus menekankan supaya pimpinan jemaat atau aktivis jemaat menjadi teladan bagi kawanan domba yang digembalakan [1 Petrus 5:3]. Sebetulnya kita semua harus meneladani Kristus dalam segala hal [Roma 8:29; 1 Petrus 2:21]. Firman Tuhan juga mengajar orang percaya supaya menjadi teladan bagi orang percaya lain [1Tesalonika 1:7]. Adanya teladan konkrit dari saudara seiman akan mendorong jemaat meneladani Kristus. Yang harus diteladankan kepada sesama orang percaya bukan hanya sekedar menjadi anggota gereja yang aktif dan setia, tetapi dalam kualitas mengikut Yesus. Mengikut Yesus berarti mengikuti jejak-Nya, yaitu mencontoh seluruh gaya hidup-Nya. Tidak cukup dengan berteologi, cakap mendiskusikan atau mengajarkannya. Tuhan menghendaki apa yang dilakukan Tuhan Yesus juga dilakukan orang percaya [Yohanes 13:15]. Beberapa contoh konkrit apa yang harus diteladankan: • Dalam 1 Timotius 4:12 berbunyi: ‘Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam PERKATAAN, dalam TINGKAH LAKU, dalam KASIH, dalam KESETIAAN dan dalam KESUCIAN.’ • Dalam Matius 5:16, Titus 2:7, 14: dalam perbuatan baik. Dengan perbuatan baik yang didasari oleh kasih yang tulus, kita akan menjadi terang dunia yang membawa orang yang belum percaya mengenal dan memuliakan Allah yang benar. Gereja yang sehat adalah bila di dalamnya kebenaran Injil yang murni secara kuat dan konsisten diberitakan atau diajarkan, dan adanya sosok teladan di dalam jemaat.
Pak Badu penjaga sebuah villa di sebuah tempat wisata yang terletak di pegunungan. Pemilik villa yang tinggal di sebuah kota besar karena kesibukannya jarang sekali datang. Walaupun demikian dia tetap rajin merawat villa, pagi-pagi sudah membersihkan semua ruangan dan halaman yang cukup luas. Bila ada beberapa bagian villa yang mengalami kerusakan segera dia perbaiki. Setiap hari selalu saja ada yang dikerjakan sehingga kelihatan sangat sibuk. Hal tersebut menarik perhatian tetangganya, dan bertanya kepadanya “ Pak Badu mengapa selalu sibuk merawat villa padahal kan kosong dan tidak berpenghuni ?” Jawabnya “ Saya tidak tahu kapan pemilik villa ini datang, dia bisa datang sewaktu-waktu. Saya tidak mau mengecewakan ketika dia datang, maka saya selalu persiapkan kedatangannya”. Sebelum kedatangan-Nya untuk menghakimi manusia, pesan bagi setiap murid Kristus agar siap selalu. Beritakan Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakan apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan tiba waktunya orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi menurut kehendaknya sendiri mendengar hal-hal dongeng dan yang menyenangkan telinga. Kuasai diri dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikan tugas pelayananmu. Kita tidak tahu kapan Yesus datang kembali ke dunia, bagian kita adalah mempersiapkan kedatangan-Nya dengan tetap setia memberitakan kabar baik dalam keadaan apapun melalui perkataan, perbuatan, sikap hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan. Berikan nasehat dan teladan dengan sabar kepada siapa saja yang saat ini belum mengenal Yesus terutama di keluarga kita. Kita harus bisa menguasai diri dan sabar dalam menghadapi berbagai masalah dan penderitaan. Ambilah waktu dan tidak pernah jemu untuk melayani Tuhan dan perkerjaan-Nya, karena banyak yang dapat kita perbuat untuk mendatangkan kemulian-Nya.
Popeye adalah salah satu tokoh animasi yang dikenal oleh banyak kalangan. Mulai dari kaum muda hingga orang tua, laki-laki atau perempuan, sebagian besar pernah mendengar nama tokoh animasi yang satu ini. Popeye dikenal memiliki musuh “abadi” yang bernama Brutus. Dua orang ini selalu bersaing dalam segala hal. Dalam persaingan tersebut, Brutus seringkali memakai cara-cara licik dan kotor untuk mengalahkan Popeye. Sehingga awalnya tak jarang Popeye mengalami kekalahan saat melawan Brutus. Dan yang menjadi ciri khas dari Popeye adalah bahwa dia dapat memiliki kekuatan super apabila memakan bayam. Saat ada dalam keadaan terpojok dan tak berdaya, bayam menjadi penolong baginya untuk menjadi manusia super. Bayam memberi kekuatan bagi Popeye untuk bangkit kembali dan menaklukan lawannya. Suatu pengakuan dalam kitab Mazmur 121:2 berbunyi: “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” Mazmur 121 diawali dengan pencarian pertolongan di dunia ini. Dan ditegaskan dalam ayat-ayat selanjutnya [ay.2-8] bahwa pertolongan hanya datang dari Tuhan. Tidak ada pertolongan lain yang sanggup memberi kedamaian sejati selain dari Tuhan. Bahkan disebutkan di sana, Tuhan diibaratkan sebagai seorang penjaga yang selalu bersiaga tak kenal lelah. Yang akan menjaga kita sampai selama-lamanya. Saat kita ada dalam kesulitan hidup. Masalah tak kunjung berakhir. Perekonomian memburuk. Keharmonisan keluarga mulai retak. Atau sakit penyakit terus menggerogoti tubuh dan tak kunjung sembuh. Kemanakah kita mencari pertolongan? Kepada siapakah kita berharap? Teruslah berharap pada Tuhan. Dia akan memberi kekuatan baru yang akan memampukan kita mengatasi segala persoalan hidup. Mari, lalui tahun 2017 dengan terus berpengharapan kepada Tuhan. Di dalam Yesus ada pengharapan yang tidak akan mengecewakan kita. Sebab rancangan Tuhan adalah rancangan yang akan menghadirkan damai sejahtera bagi kita.
Bagi mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di luar kota tanpa sanak saudara di sana, kamar kos merupakan ’rumah’ tempat tinggal sementara. Segala macam barang mulai dari buku-buku, pakaian sampai pernak-pernik kebutuhan anak kos, semua dijejalkan ke dalam kamar kos. Ketika mulai menempati kamar baru itu, biasanya semua barang diatur dan ditata rapi pada tempatnya. Seiring dengan dimulainya masa perkuliahan dan mendekatnya tenggat waktu tugas-tugas dikumpulkan, mulailah bertebaran diktat-diktat, buku-buku reverensi, kertas-kertas kuarto maupun folio ... sampai-sampai kadang hampir frustrasi untuk menemukan barang apa yang entah tertimbun di mana. Dalam situasi sibuk dan kepepet seperti itu, saya paling terkejut ketika tahu-tahu wajah Ibu menyembul di depan pintu dan memanggil nama saya. Aduhhh. Saya sedang dalam kondisi sangat tidak siap untuk menyambut kedatangan Ibu. Apalagi Ibu selalu menekankan agar segalanya harus rapi. Momen yang semestinya menyenangkan karena dijenguk oleh orang tua berbalik menjadi mencemaskan gara-gara saya tidak siap menerima kedatangan beliau. Peringatan akan lahirnya Yesus Kristus ke dunia sesungguhnya adalah saat yang sangat membahagiakan. Firman yang menjelma menjadi Manusia itu melahirkan harapan bagi kita untuk beroleh hidup yang kekal bersama-Nya. Namun kita tak bisa berhenti sampai di sini. Akan ada kedatangan-Nya yang kedua kali. Dan kita harus siap sedia menyambut-Nya kapan pun saatnya tiba. Mari bersiap agar momen yang sangat membahagiakan setiap orang percaya ini tidak berbalik menjadi momen yang tragis bagi kita.
BARCODE BBM CHANNELS
RENUNGAN HARIAN
Menjadi dan Menjadikan Murid Kristus
08 Januari '17
Buah Ketaatan
18 Januari '17
Menghitung Ongkosnya
03 Januari '17
Copyright © 2012 All rights reserved. Designed and Developed by GIA Dr. Cipto Semarang